kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.875   -25,00   -0,15%
  • IDX 8.012   76,70   0,97%
  • KOMPAS100 1.130   13,21   1,18%
  • LQ45 819   3,38   0,41%
  • ISSI 283   5,05   1,82%
  • IDX30 427   0,37   0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -2,58   -0,50%
  • IDX80 126   1,21   0,97%
  • IDXV30 139   0,29   0,21%
  • IDXQ30 139   -0,38   -0,27%

Pilkada serentak potensi ajang korupsi ramai-ramai


Rabu, 28 Oktober 2015 / 15:04 WIB
Pilkada serentak potensi ajang korupsi ramai-ramai


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto menilai Pilkada serempak yang bakal digelar Desember 2015 nanti berpotensi menjadi lahan korupsi besar-besaran. Ada indikasi, dana untuk perbangunan desa dapat dialihkan untuk dana kampanye.

"Dana untuk proyek ditakutkan bakal dialirkan untuk kampanye," tegasnya, Rabu (28/10).

Adanya potensi korupsi ini tidak akan mudah ditangani oleh KPK. Untuk pencegahannya, KPK harus berkerjsama dengan lembaga lainnya dan juga masyarakat untuk mengawal berjalannya Pilkada.

Selain itu, KPK juga harus dapat memaksimalkan pencegahan dengan memastikan rekomendasi yang telah dipaparkan pada wilayah tersebut benar-benar dijalankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×