kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Pilkada serentak potensi ajang korupsi ramai-ramai


Rabu, 28 Oktober 2015 / 15:04 WIB
Pilkada serentak potensi ajang korupsi ramai-ramai


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto menilai Pilkada serempak yang bakal digelar Desember 2015 nanti berpotensi menjadi lahan korupsi besar-besaran. Ada indikasi, dana untuk perbangunan desa dapat dialihkan untuk dana kampanye.

"Dana untuk proyek ditakutkan bakal dialirkan untuk kampanye," tegasnya, Rabu (28/10).

Adanya potensi korupsi ini tidak akan mudah ditangani oleh KPK. Untuk pencegahannya, KPK harus berkerjsama dengan lembaga lainnya dan juga masyarakat untuk mengawal berjalannya Pilkada.

Selain itu, KPK juga harus dapat memaksimalkan pencegahan dengan memastikan rekomendasi yang telah dipaparkan pada wilayah tersebut benar-benar dijalankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×