kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Pesawat Kepresidenan berganti warna cat merah putih, ini penjelasan Istana


Rabu, 04 Agustus 2021 / 07:50 WIB
ILUSTRASI. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan mengapa pesawat Kepresidenan I dilakukan pengecetan ulang berwarna merah-putih.


Reporter: kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com pada 2014 lalu, pesawat Kepresidenan 1 dipesan khusus untuk operasional Presiden Republik Indonesia. Pesawat itu mulai beroperasi sejak 2014 atau saat masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Penerbangan perdana pesawat Kepresidenan 1 adalah pada 5 Mei 2014 saat Presiden SBY bertolak ke Denpasar, Bali, untuk menghadiri konferensi regional Open Government Partnership (OGP) Asia-Pasifik. 

Saat itu, Presiden SBY mengatakan, selama 10 tahun memimpin negara, dirinya bersyukur akhirnya pemerintah bisa berhemat dengan hadirnya pesawat kepresidenan. 

"Alhamdulillah, enam bulan terakhir bisa menggunakan pesawat yang akhirnya bisa berhemat untuk anggaran kita," katanya. 

Baca Juga: Kunjungi NTT, Jokowi akan tinjau lokasi terdampak bencana

SBY juga mengungkapkan, pesawat yang dibeli seharga Rp 840 miliar itu bukan untuk dirinya, melainkan untuk presiden yang akan datang. 
Sementara itu, menurut Menteri Sekretaris Negara saat itu, Sudi Silalahi, hadirnya pesawat kepresidenan tersebut membuka sejarah baru bagi Indonesia. Pasalnya, setelah 69 tahun merdeka Indonesia bisa punya pesawat kepresidenan sendiri. 

Dengan kehadiran pesawat ini, kata Sudi, diharapkan mampu membantu tugas-tugas kepresidenan dan tugas kenegaraan. 

"Sebelumnya Presiden RI, baik di dalam atau di luar negeri selalu menyewa pesawat komersiil. Tentu tidak efektif bila kita memiliki sendiri pesawat kepresidenan," ujar Sudi. 

Baca Juga: Kunjungi Lampung, Wapres Ma'ruf Amin tinjau vaksinasi dan bendungan way sekampung

Adapun ketika pertama kali digunakan, pesawat Kepresidenan 1 dicat berwarna biru muda pada punggung dan berwarna putih pada bagian lambung pesawat. Selain itu, terdapat tulisan "Republik Indonesia" dan logo Garuda terpasang di bagian depan pesawat. 

Pesawat kepresidenan tersebut dirancang dengan kelengkapan 4 VVIP class meeting room, 2 VVIP class state room, 12 executive area, dan 44 staff area. Interior pesawat didesain agar dapat mengakomodasi hingga 67 orang penumpang. Jumlah itu disebut cukup untuk sebuah rombongan presiden.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Istana Jelaskan Alasan Pesawat Kepresidenan Berganti Warna Cat Merah Putih"
Penulis : Dian Erika Nugraheny
Editor : Dani Prabowo

Selanjutnya: Jokowi resmikan bendungan Tukul di Pacitan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×