kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.491   100,00   0,61%
  • IDX 7.844   -107,95   -1,36%
  • KOMPAS100 1.091   -15,00   -1,36%
  • LQ45 800   -11,96   -1,47%
  • ISSI 265   -3,06   -1,14%
  • IDX30 415   -6,67   -1,58%
  • IDXHIDIV20 481   -6,87   -1,41%
  • IDX80 121   -1,89   -1,54%
  • IDXV30 130   -2,25   -1,70%
  • IDXQ30 134   -2,13   -1,57%

Perwakilan Taliban Melakukan Kunjungan ke Indonesia Secara Informal


Rabu, 26 Juli 2023 / 14:31 WIB
Perwakilan Taliban Melakukan Kunjungan ke Indonesia Secara Informal
ILUSTRASI. Indonesia mengatakan perwakilan Taliban mengunjungi secara informal'. REUTERS/Ali Khara


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perwakilan pemerintah Taliban Afghanistan melakukan perjalanan ke Indonesia awal bulan ini dalam kunjungan tidak resmi, kata kementerian luar negeri di Jakarta pada Selasa (25 Juli).

Pemerintahan Taliban yang merebut kembali kekuasaan pada Agustus 2021 sedang mencoba untuk menopang pengakuan kekuasaannya di seluruh dunia Islam, termasuk mendekati Indonesia untuk meningkatkan hubungan politik dan ekonomi.

Tetapi Indonesia belum mengakui legitimasi pemerintah Taliban Afghanistan sejak melanjutkan pemerintahannya dua dekade setelah pasukan pimpinan AS menggulingkan rezim mereka.

Baca Juga: Sekjen PBB: Larangan Bekerja Bagi Perempuan di Afghanistan adalah Pelanggaran HAM

"Setahu saya, mereka berada di Jakarta secara informal untuk urusan internal dengan misi Afghanistan di sini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Teuku Faizasyah kepada AFP.

Dia mengatakan kunjungan tersebut tidak dapat digambarkan sebagai delegasi karena dapat menyiratkan semacam formalitas.

Tetapi wakil juru bicara kementerian luar negeri Afghanistan Hafiz Zia Ahmad tweet pada 14 Juli bahwa salah satu diplomat top pemerintah memimpin delegasi ke Indonesia.

Baca Juga: PBB: Afghanistan Jadi Negara Paling Tidak Ramah Terhadap Perempuan

“Delegasi mengadakan pertemuan dan diskusi yang bermanfaat dengan beberapa cendekiawan, politisi, dan pengusaha di Indonesia untuk memperkuat hubungan politik dan ekonomi bilateral,” tulisnya.

Pejabat itu tidak mengungkapkan politisi Indonesia mana yang bertemu dengan delegasi Afghanistan. Faizasyah mengatakan tidak ada pertemuan resmi antara pejabat pemerintah Afghanistan dan Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×