kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.911   41,00   0,23%
  • IDX 5.672   -148,76   -2,56%
  • KOMPAS100 733   -19,19   -2,55%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,60   -2,28%
  • IDX30 318   -7,29   -2,24%
  • IDXHIDIV20 392   -8,84   -2,21%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,62   -1,50%
  • IDXQ30 102   -2,38   -2,27%

Pertumbuhan Ekspor Non Migas Dibawah 4,3%


Kamis, 05 Februari 2009 / 09:22 WIB


Reporter: Hans Henricus |

JAKARTA. Lantaran krisis finansial global yang tak kunjung membaik, pemerintah terpaksa merevisi pertumbuhan ekspor non minyak dan gas (migas) pada tahun 2009. Padahal, Sebelumnya, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor non migas bisa mencapai 4,3% sampai 8%.

Kali ini pemerintah memutuskan merevisi target pertumbuhan eskpor non migas itu menjadi di bawah 4,3%. Sayangnya, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu enggan menyebut berapa besar penurunan itu. "Nanti dulu deh, yang pasti angkanya turun di bawah 4,3%," ujar Mari seusai mendampingi Presiden mengunjungi Perum Bulog, Jakarta Rabu (4/2)

Mari mengatakan keputusan memangkas pertumbuhan ekspor non migas lantaran Pemerintah mesti realisitis menghadapi krisis finansial. Sebab, lanjut Mari, negara-negara di dunia saja telah menurunkan angka pertumbuhan ekspor guna menghadapi kontraksi ekonomi yang terjadi di negara negara maju.
"Bahkan lembaga-lembaga keuangan dunia seperti International Montery Fund (IMF) dan World Bank telah memprediksi volume perdagangan internasional menurun tajam. Jadi, Pemerintah harus melakukan revisi yang lebih pesimistis," Jelas Mari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×