kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pertumbuhan ekspor masih lamban dibandingkan impor


Senin, 02 Mei 2011 / 15:45 WIB
ILUSTRASI. Selain diminum, teh hijau juga ampuh sebagai cara menghilangkan jerawat. Sumber foto : teadrop.com.au


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pertumbuhan ekspor kalah cepat dengan impor pada Maret lalu. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekspor mencapai 13,03% menjadi US$ 16,29 miliar dibandingkan Februari lalu. Angka pertumbuhan itu kalah jauh dengan pertumbuhan impor sebesar 23,23% menjadi US$ 16,8 miliar.

Kendati demikian, Kepala BPS Rusman Heriawan menilai, nilai ekspor Maret sangat baik bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai ekspor melonjak 27,53% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara kumulatif, nilai ekspor sejak Januari hingga Maret lalu telah mencapai US$ 45,31 miliar atau naik 27,51% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Biasanya angka US$ 45 miliar ini dicapai setelah enam bulan," kata Rusman, Senin (2/5).

Kenaikan ekspor Maret lalu ditopang oleh melonjaknya ekspor non migas sebesar 12,88% menjadi US$ 13,32 miliar. Kenaikan juga ditopang ekspor migas yang naik 13,64% menjadi US$ 2,96 miliar. Melonjaknya ekspor migas disebabkan melonjaknya ekspor minyak mentah sebesar 6,32% dan hasil minyak sebesar 0,57%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×