kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.203   -3,00   -0,02%
  • IDX 7.623   -11,33   -0,15%
  • KOMPAS100 1.056   1,40   0,13%
  • LQ45 759   0,12   0,02%
  • ISSI 276   -0,44   -0,16%
  • IDX30 404   0,14   0,04%
  • IDXHIDIV20 491   0,41   0,08%
  • IDX80 118   0,15   0,12%
  • IDXV30 138   -0,98   -0,71%
  • IDXQ30 129   0,11   0,09%

Pertumbuhan ekonomi tak capai target, Jokowi: Harus tetap disyukuri


Rabu, 05 Februari 2020 / 17:49 WIB
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2019 sebesar 5,02%. Capaian pertumbuhan ekonomi tersebut melambat dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada 2018 lalu yang mencapai 5,17%.

Meski begitu, Presiden Joko Widodo mengatakan, capaian tersebut sudah harus disyukuri mengingat pertumbuhannya lebih dari 5%, dan masih merupakan pertumbuhan tertinggi kedua di negara-negara G-20.

Baca Juga: BKPM harap perpres daftar negatif investasi ditandatangani Februari 2020

"Ini patut kita syukuri bahwa pertumbuhan ekonomi masih atas 5%. 5,02% patut kita syukuri. Bukan turun atau anjlok. Kalau kita tidak syukuri artinya kufur nikmat," kata Jokowi, Rabu (5/2).

Menurut Jokowi, ekonomi Indonesia yang tetap mencatat pertumbuhan di angka 5% adalah suatu hal yang sulit dipertahankan. Menurut dia, kebijakan moneter dan fiskal yang hati-hati juga hal yang penting dilakukan.

Baca Juga: Pertumbuhan manufaktur melambat, Menperin optimistis tahun ini tumbuh 5,3%

Karena itu, Jokowi memandang positif adanya komunikasi yang baik antara pemerintah dan otoritas moneter lainnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×