kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Pertumbuhan ekonomi tahun ini sulit tembus 5%


Kamis, 11 Juni 2015 / 17:52 WIB
Pertumbuhan ekonomi tahun ini sulit tembus 5%
ILUSTRASI. Manfaat Berhenti Merokok untuk Kesehatan.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ekonom Standard Chartered Eric Sugandhi berpendapat pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sulit menembus 5% dan hanya mampu tumbuh 4,9%. Selain karena faktor ekonomi dunia yang melambat, dari dalam negeri sendiri sedang mengalami fase sulit.

Menurut Eric, laju investasi tahun ini diperkirakan hanya tumbuh 3,9%, turun dari tahun lalu 4,1%. Konsumsi rumah tangga tumbuh moderat ke level 5%. Dari sisi ekspor agak meningkat ke arah 2,5%.

"Ekspor ada kemungkinan membaik karena harga komoditas agak membaik," ujarnya, Kamis (11/6). Meksipun membaik, secara keseluruhan perekonomian Indonesia masih sulit bergerak. Pelemahan rupiah yang terjadi cukup dalam akhir-akhir ini membuat beban industri semakin berat.

Beban tersebut nantinya akan dilimpahkan ke konsumen melalui adanya kenaikan harga. Di samping itu, serapan belanja pemerintah masih cenderung lambat. Ekonomi Indonesia baru bisa tumbuh lebih baik pada tahun depan yaitu sebesar 5,3%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×