kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.931   31,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Pertumbuhan ekonomi tahun ini sulit tembus 5%


Kamis, 11 Juni 2015 / 17:52 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Berhenti Merokok untuk Kesehatan.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ekonom Standard Chartered Eric Sugandhi berpendapat pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sulit menembus 5% dan hanya mampu tumbuh 4,9%. Selain karena faktor ekonomi dunia yang melambat, dari dalam negeri sendiri sedang mengalami fase sulit.

Menurut Eric, laju investasi tahun ini diperkirakan hanya tumbuh 3,9%, turun dari tahun lalu 4,1%. Konsumsi rumah tangga tumbuh moderat ke level 5%. Dari sisi ekspor agak meningkat ke arah 2,5%.

"Ekspor ada kemungkinan membaik karena harga komoditas agak membaik," ujarnya, Kamis (11/6). Meksipun membaik, secara keseluruhan perekonomian Indonesia masih sulit bergerak. Pelemahan rupiah yang terjadi cukup dalam akhir-akhir ini membuat beban industri semakin berat.

Beban tersebut nantinya akan dilimpahkan ke konsumen melalui adanya kenaikan harga. Di samping itu, serapan belanja pemerintah masih cenderung lambat. Ekonomi Indonesia baru bisa tumbuh lebih baik pada tahun depan yaitu sebesar 5,3%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×