kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.974   82,00   0,46%
  • IDX 6.008   -93,82   -1,54%
  • KOMPAS100 783   -12,60   -1,58%
  • LQ45 591   -7,85   -1,31%
  • ISSI 208   -3,73   -1,76%
  • IDX30 334   -4,20   -1,24%
  • IDXHIDIV20 408   -4,57   -1,11%
  • IDX80 89   -1,47   -1,63%
  • IDXV30 110   -0,80   -0,72%
  • IDXQ30 107   -1,04   -0,97%

Pertumbuhan ekonomi mesti diimbangi kualitas


Kamis, 09 Oktober 2014 / 17:29 WIB
ILUSTRASI. BFI Finance cetak kinerja moncer di tahun 2023


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pertumbuhan yang tinggi menjadi salah satu dambaan setiap negara yang ingin dicapai. Namun pertumbuhan yang tinggi harus diimbangi dengan kualitas dari pertumbuhan itu sendiri.

Arif Budimanta, Direktur Eksekutif Megawati Institue mengatakan dirinya sepakat dengan pertumbuhan yang cepat. Pertumbuhan yang cepat ditandai dengan pertumbuhan yang tinggi.

Namun di sisi lain, pertumbuhan eonomi juga harus diikuti oleh perbaikan terhadap kualitas kehidupan masyarakat sendiri. Inilah yang kemudian menjadi landasan ketika Jokowi menyusun visi misi pemerintahannya. "Bagaimana ciptakan 70 juta lapangan kerja yang bermutu. Memberikan makna bagi kehidupan rumah tangga dan bisa keluar dari kemiskinan," ujar Arif, Kamis (9/10).

Di sisi lain, investasi juga penting untuk dijaga. Investasi adalah aspek penting untuk bisa peroleh pertumbuhan double digit, terutama investasi langsung. Investasi langsung pun bergerak dalam sektor primer dan bukan pada sektor sekunder ataupun tersier.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×