kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.891   16,00   0,09%
  • IDX 7.389   -51,51   -0,69%
  • KOMPAS100 1.027   -9,91   -0,95%
  • LQ45 752   -7,70   -1,01%
  • ISSI 260   -2,22   -0,85%
  • IDX30 399   -2,52   -0,63%
  • IDXHIDIV20 491   -4,11   -0,83%
  • IDX80 115   -1,17   -1,01%
  • IDXV30 133   -1,68   -1,25%
  • IDXQ30 129   -0,54   -0,42%

Pertanian picu target pertumbuhan ekonomi meleset


Rabu, 04 Mei 2016 / 17:30 WIB
Pertanian picu target pertumbuhan ekonomi meleset


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Sejumlah pihak optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini bisa mencapai angka 5%. Nyatanya, rilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pertumbuhan ekonomi tiga bulan pertama tahun ini hanya 4,92%.

Meski demikian, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi periode yang sama tahun lalu yaitu 4,73%. Namun, pencapaian tersebut lebih rendah ketimbang kuartal keempat 2015 yang sebesar 5,04%.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Suhariyanto mengatakan, hal tersebut terjadi karena adanya kontraksi pertumbuhan pada sektor pertanian.

BPS mencatat, pada kuartal pertama tahun ini, pertumbuhan sektor tersebut hanya 1,85% year on year (YoY). Padahal pada periode yang sama tahun lalu pertumbuhan sektor tersebut mencapai 4,03% YoY.

Suhariyanto mengatakan, dari sektor pertanian tanaman pangan saja, terjadi kontraksi sebesar 5% lantaran adanya pergeseran masa panen padi dari yang biasanya pada Januari-Maret menjadi bergeser hingga April. Selain itu, ia juga menyebut sektor kehutanan juga terkontraksi 0,8%.

"Padahal sumbangan dari sektor tersebut 14%. Besar sekali kan? Kalau saja kondisi pertanian sama dengan kuartal pertama 2015, akan tercapai itu," kata Suhariyanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×