kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga hanya 4,94%


Rabu, 04 Mei 2016 / 13:37 WIB
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga hanya 4,94%


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Konsumsi rumah tangga tak juga mengalami perbaikan yang berarti pada kuartal I 2015. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebagai penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia kali pertama sejak kuartal pertama 2012 tak mampu menyentuh angka 5% secara tahunan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan pertama tahun ini hanya sebesar 4,94% year on year (YoY). Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan triwulan pertama 2015 yang tercatat sebesar 5,01%. Namun angka tersebut naik sedikit dibanding triwulan keempat 2015.

"Konsumsi rumah tangga turun dibanding kuartal pertama 2015 tetapi quarter to quarter naik 0,17%," kata Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (4/5).

Meski pertumbuhannya melambat, konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini yaitu 56,86% dengan pertumbuhan 4,92% YoY. Sementara itu penyumbang terbesar kedua yakni pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 33,16% dengan pertumbuhan 5,57% YoY.

Kemudian sumbangan terbesar ketiga yakni ekspor sebesar 18,78% namun pertumbuhannya menurun 3,88% YoY dan impor dengan sumbangan 18,77% namun pertumbuhannya menurun 4,24% YoY. Selain itu, konsumsi pemerintah dengan sumbangan 6,8% dan pertumbuhan 2,93% YoY dan pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit rumah tangga dengan sumbangan 1,16% dan pertumbuhan 6,38% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×