kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.643   -93,00   -0,52%
  • IDX 6.321   -50,14   -0,79%
  • KOMPAS100 835   -8,61   -1,02%
  • LQ45 634   -1,06   -0,17%
  • ISSI 225   -2,60   -1,14%
  • IDX30 362   0,42   0,12%
  • IDXHIDIV20 450   3,17   0,71%
  • IDX80 96   -0,68   -0,70%
  • IDXV30 124   -0,84   -0,67%
  • IDXQ30 118   1,02   0,87%

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga hanya 4,94%


Rabu, 04 Mei 2016 / 13:37 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Konsumsi rumah tangga tak juga mengalami perbaikan yang berarti pada kuartal I 2015. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebagai penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia kali pertama sejak kuartal pertama 2012 tak mampu menyentuh angka 5% secara tahunan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan pertama tahun ini hanya sebesar 4,94% year on year (YoY). Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan triwulan pertama 2015 yang tercatat sebesar 5,01%. Namun angka tersebut naik sedikit dibanding triwulan keempat 2015.

"Konsumsi rumah tangga turun dibanding kuartal pertama 2015 tetapi quarter to quarter naik 0,17%," kata Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (4/5).

Meski pertumbuhannya melambat, konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini yaitu 56,86% dengan pertumbuhan 4,92% YoY. Sementara itu penyumbang terbesar kedua yakni pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 33,16% dengan pertumbuhan 5,57% YoY.

Kemudian sumbangan terbesar ketiga yakni ekspor sebesar 18,78% namun pertumbuhannya menurun 3,88% YoY dan impor dengan sumbangan 18,77% namun pertumbuhannya menurun 4,24% YoY. Selain itu, konsumsi pemerintah dengan sumbangan 6,8% dan pertumbuhan 2,93% YoY dan pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit rumah tangga dengan sumbangan 1,16% dan pertumbuhan 6,38% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×