kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Permohonan banding Susno Duadji ditolak


Jumat, 11 November 2011 / 10:27 WIB
Permohonan banding Susno Duadji ditolak
ILUSTRASI. Corona. REUTERS/Kim Kyung-Hoon


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak permohonan banding mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Jenderal Susno Duadji. Majelis hakim banding menilai, putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengadili kasus Susno sudah tepat.

Juru bicara Pengadilan Tinggi DKI Ahmad Sobari memaparkan, putusan banding itu dibacakan pada 9 November lalu. "Hakim pengadilan tinggi menilai Susno memang bersalah," katanya saat dihubungi, Jumat (11/11).

Dalam putusan banding itu, Susno dihukum 3,5 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta atau subsider empat bulan kurungan. Namun, majelis hakim banding yang diketuai Roosdarmani menambahkan jumlah uang pengganti yang harus dibayarkan Susno dari semula sebesar Rp 4 miliar menjadi sebesar Rp 4,2 miliar.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelumnya menjatuhkan hukuman 3,5 tahun kepada Susno. Hakim menyatakan, Susno terbukti bersalah dalam dugaan korupsi penanganan perkara PT Salmah Arowana Lestari dan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat 2008 silam.

Selain hukuman penjara, hakim juga mengharuskan Susno membayar uang pengganti sebesar Rp 4 miliar. Jika tidak, pengadilan akan menyita hartanya atau dikurung satu tahun penjara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×