kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Perdagangan dengan Thailand diharapkan seimbang


Jumat, 01 Juni 2012 / 14:26 WIB
ILUSTRASI. Akui utang yang dimiliki dan segera melunasi agar mampu menabung untuk masa depan dengan bunga deposito yang menarik


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan berharap agar neraca perdagangan dengan Thailand bisa seimbang bukan defisit seperti yang terjadi tahun 2011 lalu.

Salah satu cara untuk mencegah defisit lebih dalam dari Thailand adalah dengan mengurangi impor produk hortikultura dan suku cadang kendaraan, serta memaksimalkan ekspor dari Indonesia ke Thailand.

"Saya bersama Presiden telah menggelar pertemuan bilateral dengan Thailand. Bapak Presiden minta supaya defisit diseimbangkan," kata Gita di Bangkok, Jumat (1/6).

Menurut Gita, total perdagangan Indonesia-Thailand tahun 2011 tercatat US$ 16 miliar, dan defisit bagi Indonesia senilai US$ 4,5 miliar. Selain menyoal defisit perdagangan, dalam pertemuan bilateral tersebut, Thailand kembali menawarkan beras kepada Indonesia. (Eny Prihtiyani/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×