kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Penyaluran kredit rumah murah dari FLPP baru 37,5%


Rabu, 16 April 2014 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. gerai restoran cepat saji dengan menu andalan ayam goreng, California Fried Chicken (CFC) dari PT Pioneerindo Gourmet International Tbk . KONTAN/Daniel Prabowo/14/09/2012


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Realisasi penyaluran kredit rumah murah melalui Fasilitas Likuiditas Penyaluran Perumahan (FLPP) hingga 31 Maret 2014 telah mencapai 5.240 unit dengan nilai Rp 291 miliar.  Jumlah itu baru mencapai 37,5% dari target yang dipatok pemerintah sebanyak 14.448 unit.

"Nilainya memang masih kurang memenuhi," kata Sri Hartoyo, Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera, saat dihubungi Kontan, Rabu (16/4).

Sri menuturkan, pencapaian yang masih kurang itu salah satunya disebabkan oleh peraturan mengenai harga yang belum juga turun hingga kini.

"Pengembang jadi kurang berminat untuk menjual dengan harga murah. Jadi, mereka memakai harga komersil," ujar Sri.

Sampai sekarang, kenaikan batas harga rumah yang bebas PPN belum juga terbit. Beleid tersebut masih dikaji oleh Kementerian Keuangan.

Kemenpera sebenarnya sudah tiga kali menyampaikan batas harga maksimal ke Menkeu pada November, Desember dan Maret 2014. Namun, belum ada respon dari Kemenkeu hingga kini.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×