kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -31,00   -0,17%
  • IDX 5.631   -208,67   -3,57%
  • KOMPAS100 744   -27,18   -3,52%
  • LQ45 562   -18,42   -3,17%
  • ISSI 196   -6,91   -3,40%
  • IDX30 318   -10,38   -3,16%
  • IDXHIDIV20 394   -12,76   -3,14%
  • IDX80 85   -2,79   -3,20%
  • IDXV30 108   -3,83   -3,44%
  • IDXQ30 103   -3,28   -3,09%

Penyaluran Banpres PUM tuntas, 88% dimanfaatkan penerima untuk pembelian bahan baku


Kamis, 10 Desember 2020 / 19:34 WIB
ILUSTRASI. Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah menjalani proses pendataan diri untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Presiden di Kantor Cabang BRI Tangerang Selatan, Jumat (23/10).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

“Seluruh data usaha mikro yang diusulkan kemudian diproses cleansing atau pembersihan oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Dari proses cleansing, kemudian data mendapat proses verifikasi dan validasi di Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Kemenkeu dan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK,” tuturnya.

Calon penerima yang lolos diproses sebagai nominator sebelum ditetapkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran sebagai penerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro.

Lembaga penyalur dalam hal ini Bank BRI, BNI dan BNI Syariah akan melakukan proses Know Your Customer (KYC) untuk memastikan kebenaran data penerima bantuan. Penerima yang telah melewati seluruh proses tersebut wajib menandatangani Surat Pertanggungjawaban Mutlak atas data yang disampaikan.

“BPK juga melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyaluran Banpres tepat sasaran dan tatakelola pelaksanaan yang benar,” kata Hanung.

Selanjutnya: Hadiri WEF, Jokowi sebut akan gunakan krisis sebagai lompatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×