kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.414   36,00   0,22%
  • IDX 7.907   -44,68   -0,56%
  • KOMPAS100 1.101   -5,68   -0,51%
  • LQ45 807   -4,79   -0,59%
  • ISSI 267   -0,97   -0,36%
  • IDX30 419   -2,62   -0,62%
  • IDXHIDIV20 485   -2,82   -0,58%
  • IDX80 122   -0,72   -0,58%
  • IDXV30 131   -1,33   -1,00%
  • IDXQ30 135   -0,79   -0,58%

Penurunan Suku Bunga Masih Tertahan, Bagaimana Dampaknya ke Penerbitan Global Bond?


Kamis, 21 Maret 2024 / 17:04 WIB
Penurunan Suku Bunga Masih Tertahan, Bagaimana Dampaknya ke Penerbitan Global Bond?
ILUSTRASI. Obligasi


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tendi Mahadi

Untuk diketahui, Pemerintah lebih banyak menarik utang baru pada awal tahun ini. Hal ini untuk mengantisipasi kondisi pasar keuangan global yang diperkirakan tidak menentu di pertengahan tahun 2024.

Kementerian Keuangan mencatat, hingga Februari 2024 pemerintah telah menambah utang baru sebesar Rp 184,3 triliun. Pembiayaan utang ini sudah mencapai 35,3% dari target.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, utang baru tersebut terdiri dari penerbitan surat berharga negara (SBN) neto yang nilainya sudah mencapai Rp 178 triliun atau 26,7% dari target.

Kemudian pembiayaan utang juga berasal dari pinjaman neto yang berasal dari bilateral dan multilateral yang nilainya sudah mencapai Rp 6,5 triliun.

“Penerbitan SBN ini lebih tinggi dari periode sama tahun lalu (Rp 177,7 triliun), namun pinjaman lebih rendah dari tahun lalu yang sebesar Rp 9,3 triliun,” kata Sri Mulyani saat Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR, Selasa (19/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×