kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Penunjukkan ESDM paling lambat bulan depan


Rabu, 17 Agustus 2016 / 08:13 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Binsar Padjaitan menyatakan, tidak akan lama jadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurut dia, penunjukan Menteri ESDM akan dilakukan Presiden Joko Widodo paling lambat bulan depan yakni di September.

"Ya pasti tidak akan lama-lama. Secepat mungkin, paling lambat bulan depan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Jakarta, Selasa (18/6).

Menko Luhut tidak memberitahukan siapa yang akan menjabat sebagai menteri ESDM baru, apakah dari kalangan partai atau profesional. Karena, kata dia, penunjukan Menteri sudah menjadi ranah Presiden.

Luhut juga menuturkan dirinya tidak persalahkan bekerja secara rangkap. "Tidak masalah itu. Hari ini sudah kerja, kok. Jadi tidak ada masalah," ucapnya.

Membantah

Terkait dengan Arcandra Tahar, Luhut menegaskan dirinya tidak pernah mengusulkan Arcandra kepada Presiden untuk jadi Menteri ESDM. Dirinya juga mengaku tidak pernah kenal lebih jauh dengan Arcandra Tahar.

"Saya tidak pernah mengusulkan Pak Arcandra karena saya tidak kenal beliau. Hanya pernah sekali ketemu," pungkasnya.

Seperti diketahui, kemarin malam Presiden Joko Widodo telah menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan jadi Plt Menteri ESDM. Posisi itu diperoleh Luhut setelah Menteri sebelumnya Arcandra Tahar diberhentikan secara hormat karena terlibat isu dwi-kenegaraan. (Achmad Fauzi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×