kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.914   -281,38   -4,54%
  • KOMPAS100 783   -41,23   -5,00%
  • LQ45 590   -29,77   -4,81%
  • ISSI 205   -9,46   -4,41%
  • IDX30 334   -15,33   -4,38%
  • IDXHIDIV20 413   -15,06   -3,52%
  • IDX80 89   -4,94   -5,27%
  • IDXV30 113   -4,40   -3,74%
  • IDXQ30 108   -4,14   -3,69%

Pengusaha memandang positif pertemuan Jokowi - Prabowo


Minggu, 14 Juli 2019 / 16:20 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengusaha menyambut positif pertemuan yang dilakukan dua elit politik Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Keduanya bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus untuk memperlihatkan selesainya kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2019. Hal itu dinilai akan berpengaruh terhadap iklim usaha.

"Dampaknya tentu akan positif, terutama terhadap lingkungan usaha," ujar Kadin Bidang Kebijakan Moneter, Fiskal, dan Publik Raden Pardede saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (14/7).

Sebelumnya Jokowi dan Prabowo merupakan peserta calon presiden dalam Pilpres 2019. Berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jokowi dinyatakan sebagai presiden terpilih 2019-2024.

Selama masa kontestasi, situasi keduanya dianggap tegang. Raden bilang pertemuan tersebut menyebut dunia usaha senang bila semua pihak bersatu. "Investasi diharapkan akan meningkat dan tidak ada alasan untuk menunda lagi," terang Raden.

Sementara, Ketua umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang juga menyambut baik pertemuan tersebut.

Selesainya ketegangan politik tersebut dinilai dapat membuat Jokowi fokus pada tugasnya. Setelah perseteruan selesai, Jokowi perlu segera menyusun kabinet pembantunya selama 5 tahun mendatang. "Kita berharap ketika Presiden mengumumkan kabinet baru direspon positif oleh pasar," jelas Sarman.

Sarman bilang diperlukan figur menteri yang memiliki kompetensi dan rekam jejak yang baik. Selain itu menteri juga harus mampu bekerjasama dan berkoordinasi untuk menghindari ego sectoral serta leadership yang teruji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×