kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Pengunduran Diri Jampidsus Febrie, Rumah Sentul Best Properti 2026


Sabtu, 11 Juli 2026 / 08:19 WIB
Pengunduran Diri Jampidsus Febrie, Rumah Sentul Best Properti 2026
ILUSTRASI. Pengunduran Diri Jampidsus Febrie, Rumah Sentul Best Properti 2026


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Kalau ada penghargaan untuk properti paling populer tahun ini, rumah di kawasan Sentul tampaknya layak masuk nominasi. Dalam hitungan hari, rumah itu berubah status dari sekadar tempat tinggal menjadi lokasi yang paling banyak dibahas publik, media, hingga para pengamat hukum. Indonesia memang unik. Kadang-kadang, sebuah rumah bisa lebih terkenal daripada penghuninya.

Babak terbaru dimulai ketika Kejaksaan Agung mengumumkan bahwa Febrie Adriansyah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Keputusan itu diterima Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Sabtu (11/7/2026).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan alasan pengunduran diri tersebut.

"Keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum seiring adanya proses hukum yang sedang dilakukan oleh Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia," kata Anang.

Baca Juga: Polri Ungkap Barang Bukti Sitaan dari Penggeledahan Kasus Korupsi dan TPPU

Dengan demikian, panggung cerita pun bergeser. Bukan lagi soal siapa menang atau kalah, melainkan bagaimana setiap bab menghadirkan kejutan baru yang membuat publik terus mengikuti alurnya seperti menunggu episode serial mingguan.

Sehari sebelumnya, perhatian publik sebenarnya sudah lebih dulu tertuju pada konferensi pers Febrie. Setelah beberapa hari namanya dikaitkan dengan rumah yang digeledah penyidik Kortastipidkor Polri, akhirnya misteri pemilik rumah itu selesai juga.

Rumah tersebut memang diakui sebagai miliknya.

"Yang kedua tentang rumah Sentul ya, itu memang rumah pribadi Jampidsus yang sudah sejak lama," kata Febrie.

Kalimat itu setidaknya mengakhiri satu teka-teki. Publik tak lagi bertanya, "Rumah siapa?"

Namun seperti drama yang baik, ketika satu misteri selesai, misteri berikutnya langsung muncul menggantikannya.

Perhatian kemudian beralih pada isi rumah. Sebab dalam penggeledahan itu, penyidik menemukan sebuah brankas tersembunyi yang berisi emas batangan, berbagai mata uang asing, dokumen, telepon seluler, hingga foto keluarga.

Di sinilah komunikasi publik memasuki level yang lebih menarik.

Febrie mengakui rumahnya. Tetapi ketika pembicaraan bergeser ke barang-barang yang ditemukan, ia menegaskan seluruh uang tersebut memiliki pemilik yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Dan mengenai uang tadi kan sudah saya jelaskan yang ditemukan, bahwa itu ada pemilik, ya bahwa itu ada kegiatan, ada orang-orang juga terima kegiatan, itu bisa juga ditanya," ujarnya.

Ia juga menambahkan, "Kemudian juga ada beberapa kegiatan bangunan yang bisa dicek. Semua kami yakin dapat dipertanggungjawabkan dengan benar."

Kalimat-kalimat itu kemudian memunculkan beragam tafsir di ruang publik. Bukan karena isinya sederhana, tetapi karena publik tentu berharap seluruh penjelasan tersebut nantinya dapat diuji melalui proses hukum yang sedang berjalan.

Sementara itu, dari sisi penyidik, daftar temuan terdengar seperti inventaris yang membuat mesin penghitung uang bekerja lembur.

Tonton: Lolos dari Selat Hormuz Tanker Pertamina Pride Bawa 2 Juta Barel Minyak ke Cilacap

Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengatakan penyidik menemukan sebuah brankas tersembunyi yang berisi 74 kilogram emas batangan, uang tunai sebesar 4.767.300 dolar Amerika Serikat, 14.083.800 dolar Singapura, serta Rp100 juta.

"Estimasi total dalam rupiah senilai Rp476 miliar," kata Totok.

Selain itu, penyidik juga menyita berbagai dokumen, telepon seluler, dan sejumlah foto keluarga.

"Kita juga telah melakukan penyitaan beberapa dokumen-dokumen termasuk ponsel, kemudian beberapa foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan pemilik barang dalam brankas," ujar Totok.

Di titik ini, masyarakat mungkin menyadari satu hal. Ternyata brankas tidak selalu berisi akta kelahiran, ijazah, dan sertifikat rumah seperti kebanyakan orang. Ada juga brankas yang membuat penyidik harus membawa lebih banyak tenaga dan lebih banyak berita utama.

Belum selesai sampai di sana.

Sorotan berikutnya datang dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Rumah di Sentul belum tercantum dalam laporan kekayaan yang disampaikan Febrie kepada KPK pada 7 Maret 2026. Dalam laporan tersebut, total kekayaan yang dilaporkan mencapai sekitar Rp18,26 miliar.

Pelaksana Tugas Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin mengatakan pihaknya telah memeriksa laporan tersebut.

"Diduga yang bersangkutan menggunakan nominee yang tidak ada hubungan keluarga sehingga tidak terdeteksi dalam pemeriksaan," kata Aminudin.

Meski demikian, Aminudin menegaskan dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Kasus dugaan korupsi tata kelola batu bara PT PLN sendiri masih terus berjalan. Penyidik masih mendalami berbagai barang bukti yang telah disita dari sejumlah lokasi penggeledahan.

Seperti biasa, publik kini menunggu bab berikutnya.

Karena dalam setiap perkara besar, konferensi pers sering kali hanya menjadi pembuka cerita. Sisanya akan ditentukan oleh proses pembuktian di hadapan hukum.

Dan di negeri yang begitu gemar mengikuti perkembangan berita, satu hal tampaknya selalu berlaku: ketika fakta belum selesai berbicara, spekulasi biasanya sudah lebih dulu menggelar jumpa pers.




 

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/07/11/07135411/kala-jampidsus-akui-rumah-yang-digeledah-di-sentul-tetapi-tidak-dengan-uang?page=all#page2.
 

Jampidsus Akhirnya Buka Suara! Akui Rumah Sentul Miliknya, Ini Penjelasan Soal Uang Hasil

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×