kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.539.000   -4.000   -0,26%
  • USD/IDR 16.195   5,00   0,03%
  • IDX 7.164   1,22   0,02%
  • KOMPAS100 1.070   0,97   0,09%
  • LQ45 838   0,57   0,07%
  • ISSI 216   -0,45   -0,21%
  • IDX30 430   0,42   0,10%
  • IDXHIDIV20 516   -1,25   -0,24%
  • IDX80 122   0,37   0,31%
  • IDXV30 126   -0,52   -0,42%
  • IDXQ30 143   -0,58   -0,40%

Pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur senilai Rp 316 miliar


Rabu, 30 Maret 2011 / 18:17 WIB
Pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur senilai Rp 316 miliar
ILUSTRASI. FILE PHOTO: The logo of PT Adaro Energy as seen at PT Adaro Energy headquarters in Jakarta, Indonesia, October 20, 2017. REUTERS/Beawiharta/File Photo


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menandatangani kesepakatan kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II untuk pengembangan dan penataan Pelabuhan Teluk Bayur senilai Rp 316 miliar.

Gubernur Provinsi Sumatera Barat Irwan Prayitno menuturkan, pengembangan tersebut antara lain meliputi perpanjangan dermaga curah kering, pembebasan lahan, pengadaan fasilitas bongkar muat, serta pengadaan kapal tunda. "Pengembangan ini akan meningkatkan kapasitas pelabuhan dan berjalan mulai 2011-2015" kata Irwan, Rabu, (30/3).

Dengan adanya pengembangan ini, total kargo curah kering bakal mencapai 2,94 juta ton. Tahun 2010, total trafik kargo curah kering sebesar 2,18 juta.

Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengungkapkan sinergi seperti yang dilakukan Pelindo II dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bisa meningkatkan pula pendapatan daerah. "Sinergi semacam ini akan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan bisnis dan operasional," kata Mustafa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×