kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.001   16,00   0,09%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Pengamat Binus: Pertumbuhan ekonomi kuartal I masih bisa di atas 4%


Minggu, 03 Mei 2020 / 14:55 WIB
ILUSTRASI. Pertumbuhan ekonomi kuartal I masih bisa di atas 4% REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Yudho Winarto

Ia menegaskan, proyeksi ini akan sangat bergantung pada kondisi pandemi di dalam negeri, serta sentimen positif yang berasal dari luar negeri. Misalnya seperti penemuan vaksin atau obat yang dapat menyembuhkan pasien positif.

Apabila pada akhir kuartal II terdapat sentimen positif, maka tentu pertumbuhan ekonomi kuartal III dan kuartal IV akan mengalami sedikit perbaikan. Sebaliknya, jika sentimen positif tak muncul, maka kuartal selanjutnya akan mendapatkan imbas dari pertumbuhan negatif di kuartal II.

Lebih lanjut, Doddy menilai insentif dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah saat ini sudah cukup. Bahkan, ia mengingatkan agar sebaiknya pemerintah bisa sedikit konservatif.

Baca Juga: Ekonom Indo Premier prediksi PDB di kuartal II tumbuh 2,5%

Pasalnya, setelah pandemi ini berakhir pemerintah masih harus bertugas untuk mengangkat perekonomian yang terpuruk.

"Saat ini kebijakan pemerintah sudah proporsional, hanya saja pengawasan di lapangannya memang masih kurang," kata Doddy.

Terakhir, Doddy menyarankan agar pemerintah dapat mengubah skema kartu prakerja menjadi bantuan sosial berupa bantuan langsung tunai (BLT).

Menurutnya, skema ini akan lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, daripada melakukan pelatihan daring yang bisa didapat dari mana saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×