kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pengamanan malam Natal diperketat


Senin, 24 Desember 2012 / 21:15 WIB
Pengamanan malam Natal diperketat
ILUSTRASI. Jajaran Direksi BNI


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pengamanan misa malam Natal di Gereja Santo Yoseph di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (24/12) berlangsung cukup ketat. Selain melibatkan polisi, juga digandeng sejumlah organisasi massa seperti FKPPI dan Pemuda Pancasila Matraman.

Pada misa pertama pukul 17.00 WIB, polisi dan ormas sudah berjaga sejak pukul 15.00. Untuk memudahkan pengawasan, pintu masuk dan keluar gereja dibuat satu pintu. Setiap pengunjung gereja diperiksa dengan metal detector, dan ada CCTV di dalam area gereja. Area depan gereja steril dari tempat parkir mobil, sehingga memudahkan pengawasan gereja.

"Dua jam sebelum misa dimulai, wilayah sekitar gereja sudah disisir. Ini untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan sebagaimana tahun2000 lalu," ujar komandan pos pengamanan Natal di gereja Santo Yoseph Matraman, Ajun Komisaris Bambang S.

Tahun 2000, ada ledakan bom di depan gereja Santo Yoseph Matraman. Teror tersebut menyebabkan seorang meninggal dan seorang luka. Korban adalah pedagang kaki lima di dekat gereja tersebut. (Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×