kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.935
  • EMAS714.000 1,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Penerapan e-planning & e-budgeting mulai 2018


Rabu, 11 Mei 2016 / 13:55 WIB

Penerapan e-planning & e-budgeting mulai 2018

JAKARTA. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil berharap e-planning dan e-budgeting dapat mulai diterapkan di Indonesia pada 2018.

"Proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2017 kita perbaiki dari sebelumnya, ini adalah langkah awal melakukan e-budgeting dan e-planning," kata Sofyan Djalil dalam acara penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2016 di Istana Negara Jakarta, Rabu (11/5).


Mantan Menko Perekonomian itu menyatakan, Musrenbangnas 2016 merupakan perbaikan dari sistem yang selama ini dilaksanakan yang dianggap masih belum optimal. "Kita masih terus mencari format supaya acara Musrenbangnas tahun-tahun mendatang lebih efektif dan dapat menangkap semua aspirasi dari daerah," kata Sofyan.

Ia menyebutkan untuk tahun 2018, pihaknya merencanakan proses Musrenbangnas adalah proses terakhir sebagai komitmen para kepala daerah dan menteri. "Sedangkan diskusi akan dilakukan sepanjang tahun dan akan dicicil provinsi per provinsi dan kementerian/lembaga sehingga rumusan RKP 2018 akan lebih optimal dibanding saat ini," katanya.

Sofyan juga menyebutkan ada perubahan sistem perencanaan dari "money follow function" menjadi "money follow program". Menurut dia, akibat "money follow function" banyak sekali duplikasi program, sehingga diharapkan duplikasi program akan berkurang dengan sistem baru. "RKP 2017 ini berupaya mengimplementasikan "money follow program" ini," katanya.

Dalam kesempatan itu, Sofyan juga menjelaskan konsep dana alokasi khusus (DAK) yang merupakan dana penugasan untuk pembangunan infrastruktur di daerah. "Penyaluran dana ini ke depan akan menggunakan pola Inpres di provinsi tertentu," katanya.

Menurut dia, dana itu akan difokuskan pada pengembangan KEK, pengembangan industri pariwisata dan kedaulatan pangan. Sebagian besar dana itu akan dialokasikan ke sektor-sektor itu. RKP 2017 juga memasukkan revolusi mental, penegakan hukum dan disiplin sehingga pembangunan fisik juga diikuti dengan nonfisik. (Agus Salim)


Sumber : Antara
Editor: Dupla Kartini
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0011 || diagnostic_api_kanan = 0.0582 || diagnostic_web = 0.3073

Close [X]
×