kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.873   -62,00   -0,35%
  • IDX 5.924   28,36   0,48%
  • KOMPAS100 765   0,32   0,04%
  • LQ45 583   -0,99   -0,17%
  • ISSI 204   0,95   0,47%
  • IDX30 330   -1,01   -0,30%
  • IDXHIDIV20 406   -1,52   -0,37%
  • IDX80 87   -0,09   -0,11%
  • IDXV30 110   -0,04   -0,03%
  • IDXQ30 106   -0,38   -0,35%

Pencari puing AirAsia QZ8501 dihadang cuaca buruk


Selasa, 30 Desember 2014 / 15:26 WIB
ILUSTRASI. Promo McD x NewJeans hadirkan K-Meals, NewJeans Chicken Dance, hingga merchandise berlogo NewJeans


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Cuaca buruk disertai hujan mewarnai area sekitar ditemukannya serpihan pesawat AirAsia, yakni di perairan Selat Karimata pada Selasa (30/12/2014) siang.

"Radar cuaca milik Puskodal (Pusat Komando Operasi TNI Angkatan Laut) menunjukan ada awan hujan di sekitar area penemuan," ujar Kapuskodal Kolonel Muspin kepada Kompas.com, Selasa siang.

Dalam citra radar cuaca, terlihat warna hijau kemerah-merahan di perairan Selat Karimata. Status merah dalam radar memiliki arti bahwa terdapat awan mendung dan berpotensi badai.

Sementara itu, dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Bung Tomo dan KRI Banda Aceh tengah menuju ke titik tersebut untuk melakukan pengecekan lapangan benda-benda mengapung tersebut.

"Waktu yang dibutuhkan kapal-kapal tersebut kurang lebih 3,5 jam. Bisa lebih karena cuaca ini kurang bersahabat," ujar Muspin.

"Semoga tidak ada hambatan bagi tim search and rescue untuk melakukan pekerjaannya," lanjut dia.(Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×