kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pencari puing AirAsia QZ8501 dihadang cuaca buruk


Selasa, 30 Desember 2014 / 15:26 WIB
ILUSTRASI. Promo McD x NewJeans hadirkan K-Meals, NewJeans Chicken Dance, hingga merchandise berlogo NewJeans


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Cuaca buruk disertai hujan mewarnai area sekitar ditemukannya serpihan pesawat AirAsia, yakni di perairan Selat Karimata pada Selasa (30/12/2014) siang.

"Radar cuaca milik Puskodal (Pusat Komando Operasi TNI Angkatan Laut) menunjukan ada awan hujan di sekitar area penemuan," ujar Kapuskodal Kolonel Muspin kepada Kompas.com, Selasa siang.

Dalam citra radar cuaca, terlihat warna hijau kemerah-merahan di perairan Selat Karimata. Status merah dalam radar memiliki arti bahwa terdapat awan mendung dan berpotensi badai.

Sementara itu, dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Bung Tomo dan KRI Banda Aceh tengah menuju ke titik tersebut untuk melakukan pengecekan lapangan benda-benda mengapung tersebut.

"Waktu yang dibutuhkan kapal-kapal tersebut kurang lebih 3,5 jam. Bisa lebih karena cuaca ini kurang bersahabat," ujar Muspin.

"Semoga tidak ada hambatan bagi tim search and rescue untuk melakukan pekerjaannya," lanjut dia.(Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×