kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.689   13,00   0,07%
  • IDX 6.196   -122,02   -1,93%
  • KOMPAS100 818   -14,60   -1,75%
  • LQ45 625   -5,88   -0,93%
  • ISSI 219   -5,88   -2,61%
  • IDX30 357   -2,70   -0,75%
  • IDXHIDIV20 446   -2,57   -0,57%
  • IDX80 94   -1,50   -1,57%
  • IDXV30 123   -1,44   -1,16%
  • IDXQ30 117   -0,45   -0,38%

Pemudik Seluruh Moda Transportasi Wajib Isi eHAC, Berikut Caranya


Rabu, 13 April 2022 / 13:36 WIB
ILUSTRASI. Calon penumpang menunjukkan electronic-Health Alert Card (e-HAC) yang telah diisi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung,


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Yudho Winarto

Selain itu, tidak hanya pada masa mudik, pengisian eHAC perjalanan ini akan diwacanakan terus berlaku hingga ada aturan baru sebagai pengganti.

Baca Juga: Ternyata Mudah, Ini Dia Tahapan Membuat EHAC Dari Aplikasi Peduli Lindungi

Berikut panduan dan langkah-langkah mengisi eHAC di aplikasi PeduliLindungi bagi pelaku perjalanan domestik:

  • Unduh aplikasi PeduliLindungi versi terbaru
  • Buat akun baru atau log in bila telah memiliki akun PeduliLindungi
  • Klik fitur “eHAC", lalu pilih “Buat eHAC”
  • Pilih "Domestik" untuk pelaku perjalanan dalam negeri
  • Pilih sarana perjalanan yang ditumpangi
  • Pilih tanggal keberangkatan
  • Bagi transportasi darat dan laut, isi informasi mengenai jenis kendaraan, lokasi, asal dan tujuan perjalanan
  • Khusus bagi moda transportasi udara, isi nomor penerbangan
  • Jika nomor penerbangan tidak ditemukan, isi data penerbangan secara manual dengan memilih nama maskapai, bandara keberangkatan dan tujuan
  • Pastikan informasi sesuai, lalu klik “Lanjutkan”
  • Isi “Data Personal”, dapat diisi maksimal 4 orang sekaligus
  • Selanjutnya Anda dapat mengecek kelayakan untuk melakukan perjalanan. Bila dinyatakan layak, pilih simpan informasi yang telah Anda isi sebelumnya
  • Setelah itu, pilih “Konfirmasi” dan selesai.

“Bila pelaku perjalanan mendapatkan status tidak layak bepergian, validasi manual dapat dilakukan dengan menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil tes antigen atau RT-PCR di PeduliLindungi atau dokumen fisik ke petugas setempat atau Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara,” tutup Setiaji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×