kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemindahan ibu kota akan minim APBN


Rabu, 05 Juli 2017 / 21:51 WIB
Pemindahan ibu kota akan minim APBN


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Rencana pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa tidak seluruhnya akan menggunakan dana negara (APBN). Hal ini disampaikan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Gedung DPR RI pada Rabu (5/7).

"Keterlibatan sektor swasta akan kita (pemerintah) dorong sehingga biaya yang dikeluarkan dari APBN sangat minimum."

Untuk menimalkan dana yang dikeluarkan, pemerintah sepakat untuk mencari lokasi yang kepemilikan tanahnya sudah ada di tangan pemerintah.

"Jadi pemerintah tidak harus membeli tanah atau harus memberi biaya ganti-rugi," ujar Bambang lebih lanjut.

Bambang menyatakan, hingga kini kajian perpindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa baru sampai pada besarnya pembiayaan dan skema pembiayaan ibu kota nantinya.

Seperti yang diketahui, pemerintah berniat memindahkan lokasi ibu kota ke luar Jawa. Hal ini dilakukan dengan alasan ingin mengurangi kesenjangan antara kawasan Jawa dan Luar Jawa.

"Ya sebagaimana yang dilakukan Brazilia yang ingin mengurangi kesenjangan di pantai timur Brazil dan pedalaman di Amazon," jelas Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×