kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Pemerintah tetapkan subsidi solar naik jadi Rp 1000 per liter


Senin, 12 Maret 2018 / 17:10 WIB
ILUSTRASI. KONSUMSI BBM SOLAR


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana untuk menetapkan penambahan subsidi untuk BBM penugasan jenis solar. 

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Ego Syahrial menyebut pemerintah telah memutuskan untuk menaikan subsidi solar menjadi Rp 1000 per liter. "Kan (sekarang) Rp 500 ya naikin Rp 1000 lah,"ujar Ego pada Senin (12/3).

Namun keputusan tersebut masih memerlukan persetujuan dari DPR. "Ini sedang bicara ke DPR untuk minta persetujuan," imbuh Ego.

Menurut Ego, penambahan subsidi tersebut dilakukan pemerintah agar beban Pertamina sebagai pelaksana penugasan solar tidak terlalu berat. Pasalnya harga keekonomian dan harga solar subsidi sudah berbeda jauh. "Tapi minimal, supaya jangan terlalu berat,"kata Ego.

Penambahan subsidi solar ini ditanggapi positif oleh Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik. 

Massa menyebut subsidi solar memang naik Rp 1000/liter. "Kan sudah kan pemerintah, naiknya Rp 500 jadi Rp 1.000,"imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×