kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah tetapkan subsidi solar naik jadi Rp 1000 per liter


Senin, 12 Maret 2018 / 17:10 WIB
ILUSTRASI. KONSUMSI BBM SOLAR


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana untuk menetapkan penambahan subsidi untuk BBM penugasan jenis solar. 

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Ego Syahrial menyebut pemerintah telah memutuskan untuk menaikan subsidi solar menjadi Rp 1000 per liter. "Kan (sekarang) Rp 500 ya naikin Rp 1000 lah,"ujar Ego pada Senin (12/3).

Namun keputusan tersebut masih memerlukan persetujuan dari DPR. "Ini sedang bicara ke DPR untuk minta persetujuan," imbuh Ego.

Menurut Ego, penambahan subsidi tersebut dilakukan pemerintah agar beban Pertamina sebagai pelaksana penugasan solar tidak terlalu berat. Pasalnya harga keekonomian dan harga solar subsidi sudah berbeda jauh. "Tapi minimal, supaya jangan terlalu berat,"kata Ego.

Penambahan subsidi solar ini ditanggapi positif oleh Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik. 

Massa menyebut subsidi solar memang naik Rp 1000/liter. "Kan sudah kan pemerintah, naiknya Rp 500 jadi Rp 1.000,"imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×