kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemerintah targetkan dapat komitmen pinjaman multilateral senilai US$ 7 miliar


Jumat, 08 Mei 2020 / 14:09 WIB
Pemerintah targetkan dapat komitmen pinjaman multilateral senilai US$ 7 miliar
ILUSTRASI. Direktur Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Anna Suci Perwitasari

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman mengungkapkan, paket pinjaman yang diajukan pemerintah pada tahun ini adalah pinjaman program untuk bantuan pembiayaan, bukan pinjaman proyek seperti pada umumnya.

Pasalnya, kata Luky, pinjaman proyek tidak dapat dieksekusi seiring dengan adanya kebijakan physical distancing dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diterapkan saat ini.

Baca Juga: Pulihkan ekonomi nasional, pemerintah segera kucurkan anggaran Rp 150 triliun

"Makanya nanti yang kami cari adalah sifatnya program loan untuk budget support atau untuk budget financing," kata Luky.

Menurut Luky, untuk sumber pembiayaan dalam penanganan pandemi Covid-19, pemerintah memperkirakan dapat mengumpulkan dana sampai dengan US$ 7 miliar untuk menopang dan menutupi kekurangan pembiayaan APBN 2020.

Saat ini, detail pinjaman dari berbagai development partners tersebut masih akan terus didiskusikan oleh pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×