kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Pemerintah Siapkan Infrastruktur Kesehatan Menghadapi Varian Omicron


Kamis, 16 Desember 2021 / 13:18 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin 


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan akan menyiapkan kebutuhan infrastruktur dalam menghadapi virus corona (Covid-19) varian Omicron.

Hal itu menyusul terkonfirmasinya satu kasus Omicron di Indonesia. Selain itu ada pula 5 kasus yang memiliki kemungkinan sebagai varian Omicron. "Pemerintah akan mempersiapkan seluruh infrastrukturnya, rumah sakit, obat-obatan," ujar Budi saat konferensi pers, Kamis (16/12).

Budi bilang pemerintah juga akan mendatangkan obat Covid-19 molnupiravir. Rencananya obat tersebut akan didatangkan pada akhir tahun ini.

Baca Juga: Covid-19 Omicron resmi terdeteksi di Indonesia, ini kata Menteri Budi Gunadi Sadikin

Selain obat, rumah sakit juga terus disiapkan oleh pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan kasus. Meski pun data awal Omicron memiliki tingkat perawatan rumah sakit yang rendah, tetapi penularan Omicron disebut lebih cepat dari varian delta yang sebelumnya menciptakan lonjakan kasus di Indonesia. "Tetap penularan tinggi, di ujungnya akan bisa memberikan tekanan di rumah sakit," terang Budi.

Budi meminta agar masyarakat tidak panik dalam menanggapi masuknya varian Omicrontersebut. Namun, kewaspadaan perlu terus ditingkatkan. "Tetap kita hidup seperti biasa, yang paling penting adalah jaga kewaspadaan," ungkapnya.

Peningkatan kewaspadaan tersebut berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan. Antara lain dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Selain itu, bekas Wakil Menteri BUMN itu juga menekankan agar masyarakat mengurangi perjalanan ke luar negeri yang tidak perlu. Pemerintah juga akan mempercepat vaksinasi Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×