kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

Pemerintah Siap Stop Impor Gula Rafinasi


Selasa, 10 Agustus 2010 / 13:49 WIB
Pemerintah Siap Stop Impor Gula Rafinasi


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementrian Perdagangan akan menghentikan impor gula rafinasi sesuai dengan permintaan para anggota parlemen. Kementerian itu beralasan impor gula rafinasi memang sudah jarang dilakukan.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Subagyo mengatakan, jumlah impor gula rafinasi tidak banyak. Dia bilang, sebagian besar kebutuhan industri makanan dan minuman telah mendapat pasokan dari produsen lokal. "Jumlahnya saya tidak ingat, tapi sangat kecil," kata Subagyo, Senin (9/8).

Hingga sekarang, kapasitas produsen gula rafinasi lokal telah mencapai 3 juta ton per tahun. Sementara itu, kebutuhan dalam negeri hanya sebesar 2,7 juta ton. Subagyo berharap penghentian impor gula rafinasi itu tidak bermasalah asalkan produksi dalam negeri tetap baik.

Sebelumnya, Panitia Kerja Gula Komisi VI DPR telah meminta pemerintah menghentikan impor gula rafinasi. Sebab, ada dugaan, impor tersebut menjadi salah satu penyebab beredarnya gula rafinasi di pasaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×