kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.130   36,00   0,21%
  • IDX 7.454   146,75   2,01%
  • KOMPAS100 1.029   19,34   1,92%
  • LQ45 745   10,91   1,49%
  • ISSI 269   4,84   1,83%
  • IDX30 399   5,94   1,51%
  • IDXHIDIV20 488   7,77   1,62%
  • IDX80 115   1,85   1,63%
  • IDXV30 135   1,82   1,37%
  • IDXQ30 129   1,82   1,43%

Pemerintah Siap Berikan Layanan Mudik Aman dan Sehat


Selasa, 12 April 2022 / 19:44 WIB
ILUSTRASI. Calon penumpang berjalan menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Senin (11/4/2022). Pemerintah Siap Berikan Layanan Mudik Aman dan Sehat.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

“Jangan sampai nanti perjalanan darat beda dengan udara dan laut. Aturannya harus satu, harus sama. Jangan membuat masyarakat bingung. Dan yang tak kalah penting, pelaksanaan prokes dan vaksin harus sesingkat mungkin jangan malah membuat macet,” pesan Moeldoko.

Sebagai informasi, dalam rapat koordinasi kesiapan arus mudik lebaran 2022, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memaparkan, puncak arus mudik lebaran diperkirakan akan terjadi pada 29 April 2022, bersamaan dengan mulainya cuti bersama.

Pemerintah memproyeksikan pada arus mudik lebaran tahun ini, terdapat potensi pergerakan nasional mencapai 31,6% dari penduduk Indonesia, atau sebanyak 85,5 juta orang.

Baca Juga: Libur Bersama Lebaran, Pemudik Bisa Membludak

Dari jumlah tersebut, Jawa Timur menjadi daerah asal perjalanan terbanyak, yakni sebesar 14,6 juta orang, disusul Jabodetabek 14 juta orang, Jawa Tengah 12,1 juta orang, Jawa Barat sebesar 9,2 juta orang, dan Sumatra Utara 4 juta orang.

Kemenhub juga menyebut, sebanyak 22,9 juta orang memilih menggunakan mobil pribadi untuk mudik lebaran. Sementara sepeda motor sebanyak 16,9 juta orang, dan transportasi umum, yakni bus 14,1 juta orang, pesawat 8,9 juta orang, serta kereta api sebanyak 7,6 juta orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×