kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pemerintah Siap Berikan Layanan Mudik Aman dan Sehat


Selasa, 12 April 2022 / 19:44 WIB
Pemerintah Siap Berikan Layanan Mudik Aman dan Sehat
ILUSTRASI. Calon penumpang berjalan menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Senin (11/4/2022). Pemerintah Siap Berikan Layanan Mudik Aman dan Sehat.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

“Jangan sampai nanti perjalanan darat beda dengan udara dan laut. Aturannya harus satu, harus sama. Jangan membuat masyarakat bingung. Dan yang tak kalah penting, pelaksanaan prokes dan vaksin harus sesingkat mungkin jangan malah membuat macet,” pesan Moeldoko.

Sebagai informasi, dalam rapat koordinasi kesiapan arus mudik lebaran 2022, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memaparkan, puncak arus mudik lebaran diperkirakan akan terjadi pada 29 April 2022, bersamaan dengan mulainya cuti bersama.

Pemerintah memproyeksikan pada arus mudik lebaran tahun ini, terdapat potensi pergerakan nasional mencapai 31,6% dari penduduk Indonesia, atau sebanyak 85,5 juta orang.

Baca Juga: Libur Bersama Lebaran, Pemudik Bisa Membludak

Dari jumlah tersebut, Jawa Timur menjadi daerah asal perjalanan terbanyak, yakni sebesar 14,6 juta orang, disusul Jabodetabek 14 juta orang, Jawa Tengah 12,1 juta orang, Jawa Barat sebesar 9,2 juta orang, dan Sumatra Utara 4 juta orang.

Kemenhub juga menyebut, sebanyak 22,9 juta orang memilih menggunakan mobil pribadi untuk mudik lebaran. Sementara sepeda motor sebanyak 16,9 juta orang, dan transportasi umum, yakni bus 14,1 juta orang, pesawat 8,9 juta orang, serta kereta api sebanyak 7,6 juta orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×