kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.129   29,00   0,17%
  • IDX 7.455   147,87   2,02%
  • KOMPAS100 1.029   19,22   1,90%
  • LQ45 745   11,30   1,54%
  • ISSI 269   4,86   1,84%
  • IDX30 400   6,61   1,68%
  • IDXHIDIV20 489   8,94   1,86%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,89   1,42%
  • IDXQ30 129   2,20   1,73%

Pemerintah sebut para eksportir diuntungkan adanya kerjasama RCEP


Rabu, 20 November 2019 / 21:56 WIB
ILUSTRASI. Lindungi Produsen Lokal —- Bongkar muat peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (24/5).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyatakan para ekspor telah mulai memanfaatkan perjanjian dagang yang dilakukan Indonesia dengan negara-negara lain.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian Rizal Affandi Lukman mengatakan, sejauh ini pemanfaatan perjanjian dagang oleh eksportir sudah lebih dari 70%.

Baca Juga: Implementasi kerjasama RCEP dilakukan secara bertahap, begini mekanismenya

"Sebagian besar eksportir kita menggunakan fasilitas perjanjian dagang," ujar Rizal dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9, Rabu (20/11).

Pada 2018, terdapat 78% produk ekspor Indonesia ke Negara ASEAN yang memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas ASEAN. Hal itu terlihat dari formulir ekspor khusus bagi kawasan ASEAN.

Hal serupa juga ditunjukkan ekspor Indonesia ke sejumlah negara mitra ASEAN. Seperti dengan China, sebanyak 75% ekspor memanfaatkan Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN China (ASEAN China FTA).

Baca Juga: Menyedot investasi langsung dari blok dagang terbesar di dunia 




TERBARU

[X]
×