kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pemerintah perlu gerak cepat untuk tarik minat investor


Kamis, 03 Mei 2018 / 19:27 WIB
Pemerintah perlu gerak cepat untuk tarik minat investor
ILUSTRASI. Gedung Dan Kantor BKPM


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah perlu bergerak cepat untuk tarik minak investor dalam proyek infrastruktur yang terdapat pada Public Private Partnership (PPP) book.

Gerak cepat tersebut berkaitan dengan waktu investor memutuskan dalam menggarap proyek infrastruktur. Pasalnya pemutusan investasi tersebut dapat memakan waktu yang panjang.

"Internal proses investor dalam memutuskan investasi pada proyek infrastruktur bisa memakan waktu 6 hingga 12 bulan," ujar Pengamat Infrastruktur Universitas Indonesia Wicaksono Adi, Kamis (3/5).

Guna mengait investor secara cepat Wicaksono bilang perlu ada upaya kejelasan pemerintah. Selain itu juga kondisi lokasi menjadi faktor penting bagi investor.

Wicaksono bilang terdapat proyek infrastruktur yang atraktif dan yang kurang atraktif. Hal tersebut akan berpengaruh bagi investor.

Kurang atraktifnya suatu proyek dicontohkan Wicaksono seperti pada proyek di Indonesia bagian timur. Meski investor tetap berminat, tetapi perlu waktu pengerjaan yang panjang.

"Swasta tetap minat tetapi perlu ada kebijakan khusus seperti rentang kerja sama yang diperpanjang sehingga membuat perhitungan investasi lebih menarik," terang Wicaksono.

Panjang waktu tersebut juga ditentukan dari return suatu proyek. Proyek di pulau jawa untuk penyelesaian konstruksi diungkapkan Wicaksono dapat selesai dalam satu tahun sementara di Papua bisa sampai 3 tahun hanya untuk konstruksi.

Selain itu investasi jangka panjang pun dinilai lebih menarik bagi investor. Wicaksono bilang kerja sama dapat diperpanjang selama 25 hingga 30 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×