kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.788   93,20   1,64%
  • KOMPAS100 752   17,04   2,32%
  • LQ45 570   13,51   2,43%
  • ISSI 200   1,74   0,88%
  • IDX30 323   7,63   2,42%
  • IDXHIDIV20 397   8,36   2,15%
  • IDX80 85   1,92   2,30%
  • IDXV30 108   1,64   1,55%
  • IDXQ30 104   2,00   1,97%

Pemerintah patok asumsi kurs Rp 14.400 di RAPBN 2019, begini kata BI


Kamis, 16 Agustus 2018 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo dalam pidato pengantar nota keuangan 2019 mematok asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 sebesar Rp 14.400 per dollar Amerika Serikat (AS). Asumsi tersebut melemah dibanding kesepakatan pemerintah dan DPR sebelumnya sebesar Rp 13.700-Rp 14.000 per dollar AS.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan, BI masih melihat perkembangan gejolak eksternal belum tentu akan selesai di tahun depan. Dari sisi dalam negeri, Indonesia akan menyelenggarakan sejumlah event besar.

"Jadi dengan melihat kondisi global dan domestik, (rupiah) relatif masih bisa kami jaga di Rp 14.400 per dollar AS," kata Dody di Gedung DPR MPR, Kamis (16/8).

Menurut Dody, bank sentral akan berada di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah agar sesuai fundamentalnya. Hal itu dilakukan melalui kombinasi intervensi, yaitu intervensi di pasar valas dan pasar obligasi, kebijakan suku bunga, hingga depresiasi secara gradual.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×