Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah tidak memberlakukan skema Work From Home (WFH) untuk sektor pendidikan, di tengah penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) pasca ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas.
Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers terkait Kebijakan-kebijakan Pemerintah dalam menyikapi kondisi geopolitik global, Selasa (31/3/2026).
Airlangga membeberkan, untuk anak sekolah dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah, tetap menjalankan belajar-mengajar selama lima hari atau dari Senin hingga Jumat.
Baca Juga: Menko Airlangga Tegaskan Stok BBM Dalam Negeri Aman dan Kondisi Fiskal Terjaga
“Sektor pendidikan tetap melakukan kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka, yaitu luring secara normal di seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah 5 hari dalam seminggu,” tutur Airlangga.
Sejalan dengan itu, pemerintah juga tidak membatasi kegiatan ajang olahraga terkait dengan prestasi maupun ekstrakulikuler lainnya di sekolah.
Sementara itu, untuk tingkat pendidikan tinggi, mulai dari semester empat ke atas, pemerintah mengimbau agar menyesuaikan dengan Surat Edaran dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Meski demikian, Airlangga tidak menjelaskan lebih lanjut, apakah untuk kategori mahasiswa di semester 4 tersebut diimbau untuk melakukan skema belajar-mengajar dengan WFH.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













