kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Pemerintah mengklaim sering bahas kasus Gayus


Senin, 17 Januari 2011 / 12:29 WIB
Pemerintah mengklaim sering bahas kasus Gayus


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah mengklaim telah membahas kasus mafia pajak dan peradilan Gayus Tambunan secara periodik. Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Djoko Suyanto membantah jika pemerintah baru membahas kasus tersebut.

Hari ini (17/1), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar rapat terbatas membahas kasus Gayus dan Bank Century. Menurut Djoko, rapat terbatas kali ini merupakan akumulasi dari semua laporan-laporan dan bagaimana tindak lanjut ke depannya. "(Kasus) tidak pernah lepas dari perhatian Presiden. Kapolri dan Jaksa Agung selalu melaporkan," jelasnya.

Sejauh ini rapat terbatas bidang hukum masih berlangsung. Sejumlah pejabat tampak hadir seperti Menkopolhukam, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Jaksa Agung Basrief Arief, Kepala PPATK Yunus Husein, Satuan Tugas dan Pemberantasan Mafia Hukum.

Kasus Gayus mencuri perhatian setelah bekas pegawai pajak yang ditahan tersebut bebas berkeliaran ke luar negeri. Dia menggunakan paspor palsu atas nama Sony Laksono. Perkaranya sedang diusut oleh polisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×