kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pemerintah menargetkan dapat menekan angka kemiskinan hingga 9% pada 2022


Minggu, 20 Juni 2021 / 04:15 WIB
Pemerintah menargetkan dapat menekan angka kemiskinan hingga 9% pada 2022


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin pada September 2020 sebesar 10,19%. Hal ini meningkat 0,41% poin terhadap Maret 2020 dan meningkat 0,97% poin terhadap September 2019.

Jumlah penduduk miskin pada September 2020 sebesar 27,55 juta orang. Hal ini meningkat 1,13 juta orang dibandingkan Maret 2020 dan meningkat 2,76 juta orang terhadap September 2019.

Selain itu, pada September 2020, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,385.

Baca Juga: Pemerintah proyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2021 sekitar 5,8%-7% yoy

Angka ini meningkat 0,004 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2020 yang sebesar 0,381 dan meningkat 0,005 poin dibandingkan dengan Gini Ratio September 2019 yang sebesar 0,380.

Gini Ratio perkotaan pada September 2020 tercatat sebesar 0,399, naik dibanding Gini Ratio Maret 2020 yang sebesar 0,393 dan Gini Ratio September 2019 yang sebesar 0,391.

Selanjutnya: Pertumbuhan ekonomi tahun depan ditargetkan sebesar 5,2%-5,8%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×