kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 17.001   -9,00   -0,05%
  • IDX 7.102   79,92   1,14%
  • KOMPAS100 980   13,17   1,36%
  • LQ45 723   8,82   1,24%
  • ISSI 248   3,78   1,55%
  • IDX30 393   5,04   1,30%
  • IDXHIDIV20 489   4,57   0,94%
  • IDX80 110   1,57   1,44%
  • IDXV30 134   1,46   1,11%
  • IDXQ30 127   1,28   1,02%

Pemerintah Meluncurkan KUR Perumahan Rp 130 Triliun, Airlangga: Bunga Hanya 6%


Selasa, 21 Oktober 2025 / 18:24 WIB
Pemerintah Meluncurkan KUR Perumahan Rp 130 Triliun, Airlangga: Bunga Hanya 6%
ILUSTRASI. Pemerintah resmi meluncurkan program kredit usaha rakyat (KUR) perumahan dengan anggaran mencapai Rp 130 triliun. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah resmi meluncurkan program kredit usaha rakyat (KUR) perumahan dengan anggaran mencapai Rp 130 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa program ini dirancang untuk mendukung pembangunan rumah sekaligus mendorong peran UMKM kontraktor di seluruh Indonesia.

"Jadi ini diluncurkan untuk kredit perumahan di mana pemerintah menyediakan anggaran on top Rp 130 triliun," ujar Airlangga dalam Akad Massal KUR yang dipantau secara daring, Selasa (21/10/2025).

Baca Juga: Pemerintah Buka Peluang Bank Swasta Salurkan KUR Perumahan, Ini Kata Bank Permata

Program ini ditargetkan mampu membangun sekitar 320.000 rumah, dengan kredit yang dapat berputar hingga Rp 20 miliar melalui platform khusus bagi UMKM kontraktor.

Airlangga juga mendorong kepala daerah seperti gubernur, wali kota, dan bupati untuk aktif mendukung kontraktor daerah dalam menyediakan rumah bagi masyarakat, sebagai bagian dari program Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan 3 juta rumah.

Selain itu, pemerintah mendorong pengumpulan data calon peminjam dan memberikan pendampingan bila diperlukan. Sistem informasi kredit program akan mempermudah perbankan menyalurkan kredit sesuai target, termasuk mempercepat penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat).

Ia menambahkan, program kredit perumahan juga mencakup fasilitas renovasi dan perbaikan rumah, dengan alokasi Rp 17 triliun.

Baca Juga: KUR Perumahan Mengucur Bulan Ini

Bunga pinjaman pun dibatasi maksimal 6% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rumah tangga penerima.

"Kepada para calon penerima saya mohon dan saya harapkan agar pinjaman yang dibantu oleh pemerintah dengan cicilan bunga maksimum 6% ini harapannya bisa mendorong ekonomi di rumah tangga Bapak dan Ibu," kata Airlangga. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×