kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pemerintah masih mengkaji ekspor gas untuk Jepang


Rabu, 23 Maret 2011 / 14:27 WIB
ILUSTRASI. Pemudik terlihat di Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Rabu (22/4).


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, pemerintah belum memutuskan dan masih mengkaji rencana ekspor gas untuk Jepang. Pasalnya, saat ini Indonesia masih membutuhkan gas untuk dipasok ke industri tanah air.

Selain itu, "Hingga saat ini, pemerintah juga belum tahu berapa besaran gas yang harus diekspor," ujarnya saat ditemui di Nusantara II DPR, Rabu (23/03).

Rencana ekspor gas memang sudah menjadi pemikiran pemerintah sejak gempa dan tsunami hebat melanda Negeri Sakura pada 11 Maret 2011 lalu. Pasca kejadian itu, pemerintah Jepang meminta bantuan pasokan gas dari Indonesia karena gas di negerinya sangat minim.

Apalagi, pada saat Aceh terkena bencana serupa, Negeri Sakura juga memberikan bantuan yang tidak sedikit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×