kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah masih mengkaji ekspor gas untuk Jepang


Rabu, 23 Maret 2011 / 14:27 WIB
ILUSTRASI. Pemudik terlihat di Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Rabu (22/4).


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, pemerintah belum memutuskan dan masih mengkaji rencana ekspor gas untuk Jepang. Pasalnya, saat ini Indonesia masih membutuhkan gas untuk dipasok ke industri tanah air.

Selain itu, "Hingga saat ini, pemerintah juga belum tahu berapa besaran gas yang harus diekspor," ujarnya saat ditemui di Nusantara II DPR, Rabu (23/03).

Rencana ekspor gas memang sudah menjadi pemikiran pemerintah sejak gempa dan tsunami hebat melanda Negeri Sakura pada 11 Maret 2011 lalu. Pasca kejadian itu, pemerintah Jepang meminta bantuan pasokan gas dari Indonesia karena gas di negerinya sangat minim.

Apalagi, pada saat Aceh terkena bencana serupa, Negeri Sakura juga memberikan bantuan yang tidak sedikit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×