kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.940   27,00   0,15%
  • IDX 6.055   18,42   0,31%
  • KOMPAS100 781   3,54   0,46%
  • LQ45 598   2,43   0,41%
  • ISSI 210   0,36   0,17%
  • IDX30 333   2,16   0,65%
  • IDXHIDIV20 425   2,30   0,54%
  • IDX80 89   0,37   0,41%
  • IDXV30 115   0,44   0,38%
  • IDXQ30 109   0,58   0,54%

Pemerintah klaim teken proyek listrik 17.430 MW


Selasa, 22 Desember 2015 / 15:50 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Proyek listrik 35.000 Mega Watt (MW) nampaknya bukan cuma isapan jempol belaka.

Hingga akhir tahun 2015 saja, pemerintah klaim berhasil menandatangani kontrak pembelian listrik alias Purchase Power Agreement (PPA) sebanyak 17.430 MW.

Nilai proyek yang ditandatangani itu mencapai US$ 20 miliar, atau sekitar Rp 280 triliun.

Hari ini, bahkan semua investor yang terikat perjanjian kerjasama dengan PT Perusahaan Listrik Negara itu menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam pertemuan itu, Jokowi didampingi sejumlah menteri dan juga Direktur Utama PLN SOfyan Basir.

Kepada Jokowi, Sofyan mengatakan proyek itu nantinya tersebar di sejumlah daerah.

Ada sekitar 150 pengusaha yang datang menemui Jokowi.

"Dihadapan Bapak Presiden, telah hadir investor pemenang tender yang melewati proses secara transpatran," ujar Sofyan, Selasa (22/12) di Istana Negara, Jakarta.

Realisasi ini ternyata memang diluar dugaan.

Bahkan pemerintah sendiri sebelumnya menargetkan hanya menyelesaikan kontrak perjanjian sebanyak 10.000 MW saja sampai akhir 2015.

Sementara sisanya, akan diselesaikan antara tahun 2016 atau 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×