kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.880   -55,00   -0,31%
  • IDX 5.843   -53,19   -0,90%
  • KOMPAS100 757   -7,52   -0,98%
  • LQ45 577   -6,41   -1,10%
  • ISSI 202   -0,90   -0,44%
  • IDX30 328   -3,70   -1,12%
  • IDXHIDIV20 403   -4,57   -1,12%
  • IDX80 86   -0,84   -0,96%
  • IDXV30 109   -0,79   -0,72%
  • IDXQ30 106   -1,20   -1,12%

Pemerintah Keberatan AFTA Cina


Jumat, 11 Desember 2009 / 19:10 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Keberatan pelaku industri terhadap pelaksanaan perdagangan bebas ASEAN dengan Cina mendapat tanggapan pemerintah. Pemerintah berjanji mencari jalan keluar untuk melindungi pelaku industri domestik.

Salah satu industri yang bakal mendapat perhatian pemerintah adalah industri baja dan tekstil. "Kami cari jalan keluar seperti apa. Nanti kami kirimkan surat," kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, Jumat (11/12).

Yang jelas, pemerintah tak akan menunda pelaksanaan perjanjian perdagangan bebas ASEAN dengan Cina (China ASEAN Free Trade Agreement) yang mulai berlaku 2010 mendatang. Hatta mengatakan penundaan tak mungkin dilakukan. "Tentu akan ada pemberlakuan tetapi kami memasukkan dulu hal-hal yang berkaitan dengan keberatan kami," ujar Hatta.

Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menolak pemberlakuan perjanjian perdagangan bebas ASEAN dengan Cina itu. Kadin khawatir serbuan produk dari Negeri Tirai Bambu akan mematikan pelaku industri lokal.

Martina Prianti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×