kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.821   -79,00   -0,47%
  • IDX 7.987   51,32   0,65%
  • KOMPAS100 1.126   9,01   0,81%
  • LQ45 817   1,49   0,18%
  • ISSI 283   4,81   1,73%
  • IDX30 425   -1,30   -0,30%
  • IDXHIDIV20 511   -4,10   -0,80%
  • IDX80 126   0,70   0,56%
  • IDXV30 139   -0,21   -0,15%
  • IDXQ30 138   -0,78   -0,56%

Pemerintah Kebanjiran Peminat Rusunami


Rabu, 21 Januari 2009 / 08:50 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Minat pengembang untuk membangun rumah susun nyatanya sangat besar. Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Asyari menyebutkan, sudah terdapat surat minat sebanyak 522 tower dari pengembang-pengembang yang ingin membangun rusunami di wilayah DKI Jakarta, Bodetabek dan Bandung. Sebanyak 133 Tower telah diberikan izin lokasi.

"Tahun 2009 kami targetkan dibangun 1000 tower yang terdiri dari 50.000 unit," ucapnya usai Rapat Koordinasi di Istana Wakil Presiden, Selasa (20/1).

Menpera menyebutkan pengembang masih antusias membangun rusunami dan masyarakat pus sangat antusias memiliki. Namun akibat krisis global dan tingginya suku bunga, terjadi perlambatan pembangunan serta terdapat sejumlah konsumen rusunami yang membatalkan pembelian karena naiknya uang muka. Sebab itu diperlukan stimulus fiskal untuk pembangunan rusunami. Misalnya PPn Jasa Konstruksi Rusunami Bersubsidi ditanggung pemerintah (PPn DTP).

"Pemda juga harus segera menyelesaikan perizinan yang telah diajukan pengembang agar lebih mudah, cepat dan murah," katanya.

Menpera mengatakan dari target 1000 tower rusun, sebagian besar lokasinya terletak di DKI Jakarta. Sebab itu ia mengharap agar Pemda DKI Jakarta merevisi Pergub 136 Tahun 2007 untuk mempercepat pembangunan rusunami di DKI Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×