Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah tengah mempertimbangkan kembali skema insentif untuk kendaraan listrik, baik mobil maupun sepeda motor, sebagai bagian dari strategi mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Wacana ini mencuat dalam pembahasan antara pemerintah dan pelaku industri otomotif nasional.
Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa kebijakan transisi energi di sektor transportasi masih terus dievaluasi, terutama untuk memastikan efektivitas insentif dalam mendorong pertumbuhan pasar kendaraan listrik di dalam negeri.
Diskusi Pemerintah dan Industri Otomotif
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pembahasan insentif kendaraan listrik muncul dalam pertemuan dengan pelaku industri otomotif yang tergabung dalam Gaikindo.
Baca Juga: Menyoroti Inovasi Pertanian Regenaratif Berbasis AI di Indonesia
Pertemuan tersebut tidak hanya membahas rencana pameran otomotif, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai berbagai kemungkinan skema insentif yang dapat diterapkan pemerintah untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik.
"Gaikindo mengundang untuk (membahas) pameran mobil, tapi juga diskusi misalnya kalau perlu insentif, insentif seperti apa untuk mobil listrik dan lain-lain," ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah masih dalam tahap penjajakan untuk menentukan bentuk insentif yang paling sesuai dengan kebutuhan industri sekaligus kondisi fiskal negara.
Belum Ada Keputusan Final
Meski wacana insentif kembali menguat, pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final terkait kebijakan tersebut. Proses pembahasan masih akan dilanjutkan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
"Diskusinya belum selesai, nanti masih akan ketemu lagi dengan mereka," katanya.
Baca Juga: Pro Kontra War Ticket Haji, Wamenhaj Sebut Masih Sekedar Wacana
Pernyataan ini menandakan bahwa pemerintah masih melakukan kajian mendalam, termasuk mempertimbangkan dampak fiskal, efektivitas insentif, serta kesiapan industri otomotif nasional dalam menyerap kebijakan tersebut.
Peluang Insentif untuk Motor Listrik
Selain mobil listrik, pemerintah juga membuka kemungkinan pemberian insentif untuk sepeda motor listrik. Namun, kebijakan ini masih dalam tahap koordinasi lintas kementerian agar dapat dirumuskan secara lebih komprehensif.
Purbaya menegaskan bahwa pembahasan lebih lanjut akan dilakukan bersama kementerian teknis terkait, terutama untuk memastikan kebijakan tersebut selaras dengan arah pengembangan industri nasional.
"Kita akan bicarakan, tapi kira-kira akan ada insentif untuk motor listrik yang baru. Yang baru yang saya pikir, yang lama sih bukan saya yang handle," imbuh Purbaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













