kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pemerintah Godok Skema Khusus Antisipasi Kenaikan Harga Plastik


Kamis, 09 April 2026 / 11:44 WIB
Pemerintah Godok Skema Khusus Antisipasi Kenaikan Harga Plastik
ILUSTRASI. Kenaikan Harga Plastik (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah menyiapkan skema khusus untuk mengantisipasi lonjakan harga plastik akibat dinamika geopolitik global. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan kenaikan plastik terjadi lantaran adanya lonjakan harga bahan baku. Menurutnya hal itu juga terjadi karena harga minyak dunia yang masih bergejolak imbas konflik di Timur Tengah. 

"Yang terjadi dinamika di tempat lain itu akan memengaruhi di tempat kita dan memengaruhi banyak sektor. Kalau tadi kita bicara sektor BBM, maka banyak komoditas lain juga ikut terdampak, salah satunya masalah plastik," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2025).

Baca Juga: Kemenkeu Sebut Tantangan PNBP di 2026: Penurunan RKAB Hingga Illegal Fishing

Ia mengatakan pemerintah terus memantau intensif perkembangan harga komoditas dunia yang berpotensi berdampak langsung terhadap masyarakat Indonesia, termasuk bahan baku industri, energi, dan kebutuhan pokok.

"Kami pemerintah terus-menerus setiap hari memonitor seluruh komoditas yang terkena dampak terhadap kenaikan-kenaikan harga di dunia," lanjutnya.

Terkait skema khusus untuk menekan harga, Prasetyo mengatakan pemerintah masih membahas berbagai opsi yang memungkinkan. Ia menilai penyelesaian kenaikan harga komoditas global tidak bisa dilakukan secara instan.

"Itu skema-skema sedang kami terus diskusikan. Menyelesaikannya tidak serta-merta mudah," kata Prasetyo.

Sebagai contoh, ia menjelaskan bahwa upaya mengamankan pasokan minyak membutuhkan proses yang tidak sederhana, termasuk mencari sumber baru yang sebelumnya belum menjadi mitra pasokan Indonesia.

“Ini kan butuh waktu. Tapi yang pasti adalah kita mencari terus skema-skema untuk bisa menyelesaikan setiap permasalahan yang kemudian terdampak akibat dari situasi geopolitik," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×