CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pemerintah gelontorkan stimulus untuk topang ekonomi, begini pendapat OJK


Jumat, 13 Maret 2020 / 15:25 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan sambutan dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2020 di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (6/2/2020). Pertemuan tahunan tersebut mengangkat tema Ekosistem K


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumat (13/3) pukul 14.57 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 4.649, angka ini koreksi 5,02% dibandingkan penutupan pasar kemarin (12/3). 

Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan sederet paket stimulus ekonomi guna menahan dampak virus corona terhadap perekonomian. Ini juga menjadi harapan agar pasar modal kembali sehat. Pemerintah pun sudah menggelontorkan stimulus fiskal dan non-fiskal.

Baca Juga: Rupiah spot memperkecil pelemahan ke level Rp 14.695 per dolar AS pukul 15.00 WIB

Namun demikian, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menilai paket stimulus ekonomi tidak langsung mempan buat pasar modal menghijau. Menurutnya, dampak dari stimulus dari pemerintah akan bertahap memperbaiki kinerja korporasi terlebih dahulu barulah respons market akan positif. 

“Paket stimulus yang dikeluarkan ini tidak langsung kepada pasar modal. Tapi kami harapkan bisa beri confident pelaku usaha baik sektor yang terkena secara langsung maupun tidak langsung termasuk investor pasar modal,” kata Wimboh, dalam konferensi pers Stimulus Ekonomi Jilid II di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (13/3). 

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani: Defisit anggaran bertambah Rp 125 triliun tahun ini




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×