kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Pemerintah diminta tidak kebablasan soal penguatan reformasi sistem keuangan


Jumat, 04 September 2020 / 20:30 WIB
Pemerintah diminta tidak kebablasan soal penguatan reformasi sistem keuangan
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas di gedung kantor pusat Bank Indonesia (BI) Jakarta, (18/7). 


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

Sehingga, apabila sampai itu dilakukan, maka tentu BI akan dianggap sebagai lembaga yang tidak independen. Menurutnya, ini justru menjadi kontraproduktif  terkait independensi BI.

“Pasar melihat kalau nanti diberlakukan permanen, formasi ke arah situ tentu akan menjadi gangguan sebab fiskal harus lebih dominan,” jelasnya.

Tauhid menegaskan, dirinya sangat setuju kalau pemerintah dan BI hanya sebatas koordinasi untuk penguatan KSSK.  “Jangan sampai kebablasan terkait pembahasan isu itu,” tutupnya.

Selanjutnya: Begini penjelasan Sri Mulyani terkait kontroversi wacana revisi UU BI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×