kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pemerintah buat rancangan umum pegawai negeri


Senin, 06 September 2010 / 16:45 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah telah membuat rancangan induk tentang jumlah pengawai negeri sipil. Dalam rancangan itu, pemerintah akan mengatur jumlah ideal aparatur di tiap kabupaten dan provinsi serta porsi belanja pegawai yang tepat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pembuatan grand design ini lantaran jumlah alokasi anggaran untuk belanja pegawai terus membengkak. "Idealnya itu, APBN sebagai stimulus dan menjadi stabilitas serta mendorong ketersediaan infrastruktur dasar," ucap Hatta, Senin (6/9).

Data Kementerian Keuangan menyebutkan, bila pada tahun 2009, alokasi anggaran untuk belanja pegawai hanya Rp 127,66 triliun maka jumlahnya membengkak menjadi Rp 162,65 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2010. Untuk tahun depan sendiri, pemerintah mengalokasikan Rp 180,62 triliun dalam RAPBN 2011.

Bagaimana detail isi grand design itu, Hatta tak menjelaskannya. Yang pasti pemerintah melihat ada kelebihan tenaga kerja di pos tertentu dan di sisi lain ada juga kekurangan tenaga seperti perawat dan dokter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×