kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Pemerintah buat rancangan umum pegawai negeri


Senin, 06 September 2010 / 16:45 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah telah membuat rancangan induk tentang jumlah pengawai negeri sipil. Dalam rancangan itu, pemerintah akan mengatur jumlah ideal aparatur di tiap kabupaten dan provinsi serta porsi belanja pegawai yang tepat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pembuatan grand design ini lantaran jumlah alokasi anggaran untuk belanja pegawai terus membengkak. "Idealnya itu, APBN sebagai stimulus dan menjadi stabilitas serta mendorong ketersediaan infrastruktur dasar," ucap Hatta, Senin (6/9).

Data Kementerian Keuangan menyebutkan, bila pada tahun 2009, alokasi anggaran untuk belanja pegawai hanya Rp 127,66 triliun maka jumlahnya membengkak menjadi Rp 162,65 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2010. Untuk tahun depan sendiri, pemerintah mengalokasikan Rp 180,62 triliun dalam RAPBN 2011.

Bagaimana detail isi grand design itu, Hatta tak menjelaskannya. Yang pasti pemerintah melihat ada kelebihan tenaga kerja di pos tertentu dan di sisi lain ada juga kekurangan tenaga seperti perawat dan dokter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×