kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.045   -4,00   -0,02%
  • IDX 7.157   108,68   1,54%
  • KOMPAS100 988   16,38   1,69%
  • LQ45 726   9,72   1,36%
  • ISSI 255   3,97   1,58%
  • IDX30 393   4,68   1,20%
  • IDXHIDIV20 488   1,02   0,21%
  • IDX80 111   1,74   1,58%
  • IDXV30 135   -0,12   -0,09%
  • IDXQ30 128   1,23   0,97%

Pemerintah berutang Rp 21 triliun ke Taspen


Rabu, 18 Mei 2016 / 16:38 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah menyatakan, saat ini mereka punya utang kepada PT Taspen. Sofyan Djalil, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas mengatakan, utang yang ditanggung pemerintah kepada BUMN tersebut sampai saat ini telah mencapai Rp 21 triliun.

Utang tersebut digunakan untuk membayar pensiun PNS. "Jadi beban negara banyak sekali memang," katanya Rabu (18/5).

Iqbal Latanro, Dirut PT Taspen utang tersebut disebabkan oleh beberapa masalah. Salah satunya kenaikan pangkat PNS yang tidak diikuti oleh kenaikan premi pensiun.

"Kalau pemerintah menaikkan gaji PNS, harusnya basic pensiunnya naik, tapi tidak diubah, itu ditanggung Taspen. Per tahun itu deltanya Rp 3 triliun - Rp 3,5 triliun sehingga terakumulasi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×