kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Pemerintah belum pastikan pre-funding tahun ini


Senin, 29 Oktober 2018 / 22:09 WIB
ILUSTRASI. Loto Srinaita Ginting, Direktur Surat Utang Negara Ditjen PPR


Reporter: Grace Olivia | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah belum memastikan akan menarik utang di akhir tahun ini untuk memenuhi kebutuhan awal tahun depan alias pre-funding. Kendati begitu, saat prefunding masih menjadi opsi yang bisa diambil pemerintah.

Direktur Surat Utang Negara Ditjen PPR Loto Srinaita Ginting tak menyebut apakah opsi pre-funding akhir tahun ini akan dilakukan dalam bentuk penerbitan global bond atau private placement.

"Penerbitan global bonds umumnya ada publicity restriction, jadi posisi penerbit selalu 'no comment' terkait hal ini. Jika ada penerbitan sekalipun, umumnya akan di umumkan setelah proses pricing," kata Loto kepada Kontan.co.id, Senin (29/10).

Direktur Pinjaman dan Hibah Ditjen PPR Scenaider Siahaan, menambahkan, saat ini pemerintah masih menimbang kondisi pasar sebelum memutuskan melakukan prefunding. "Sedang lihat kondisi market, kalau market ada perbaikan, kita bisa tapping," ujar Scenaider.

Adapun, sejauh ini, target penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) Bruto hingga akhir tahun masih sebesar Rp 799 triliun. Saat ditanya apa pemerintah telah memiliki ancang-ancang nilai prefunding dan tujuan penggunaannya, "Belum ada," tandas Scenaider singkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×