kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Pemerintah belum kirim APBNP 2013


Jumat, 17 Mei 2013 / 17:56 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang mengantre untuk melaukan tes Covid-19 di tempat pengujian virus corona di Seoul, Korea Selatan, Kamis (15/7/2021).


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Pemerintah belum juga mengirimkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2013. Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menegaskan bahwa hingga kini pimpinan DPR belum menerima APBN-P 2013. Jika sudah, DPR akan segera menugaskan Komisi XI untuk memulai proses pembahasan.

Dalam keterangannya di Gedung DPR, Jumat, (17/5), Priyo menerangkan, Presiden SBY, Senin lalu (13/5), sudah menggelar rapat konsultasi dengan pimpinan DPR di Istana Negara. Dalam rapat itu, Presiden menyampaikan akan segera menyerahkan kepada DPR dalam waktu satu-dua hari setelah rapat konsultasi dilakukan.

Priyo mengakui, salah satu topik utama yang dibahas dalam rapat konsultasi rancangan APBN-P 2013 yang sedang disiapkan pemerintah adalah menyangkut pengurangan subsidi BBM. Kondisi ini berimplikasi kenaikan harga BBM.

Priyo berjanji apabila surat pemerintah berisi APBN-P 2013 itu telah sampai ke DPR, DPR akan segera membahasnya melalui komisi terkait. "Kita akan menunggu saja , karena berpulang pada pemerintah. Mungkin saja masih ada hal2 yang akan di matangkan lagi. Tapi intinya DPR terbuka sekali dan DPR akan segera memprosesnya," kata politisi Golkar tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×