kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.039   31,00   0,17%
  • IDX 6.276   41,68   0,67%
  • KOMPAS100 823   5,05   0,62%
  • LQ45 628   4,10   0,66%
  • ISSI 217   0,96   0,45%
  • IDX30 353   2,67   0,76%
  • IDXHIDIV20 433   2,17   0,51%
  • IDX80 94   0,51   0,55%
  • IDXV30 119   0,51   0,43%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Pemerintah akan tambah subsidi solar di APBNP kalau harga minyak naik lagi


Selasa, 27 Februari 2018 / 12:04 WIB
ILUSTRASI. SPBU Pertamina


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga harga BBM subsidi di tengah tingginya harga minyak mentah dunia. Berbagai opsi pun direncanakan agar harga solar dan premium tidak naik.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial mengatakan, akan ada mekanisme untuk perubahan APBN. Nah, dalam perubahan APBN tersebut rencananya akan ada penambahan subsidi untuk solar jika harga minyak mentah sudah naik cukup signifikan.

"Subsidi solar kan Rp 500 per liter, ya bisa saja kalau memang harga minyak, sekarang kan naik nih, tapi kan tetap turun dikit lagi, tapi kalau tiba-tiba cukup signifikan dan bisa berdampak luas ya tentunya pemerintah mempertimbangkan aspek fiskal," jelas Ego, Senin (26/2).

Biarpun begitu Ego bilang penambahan subsidi solar hanya salah satu opsi dari banyak opsi yang direncanakan pemerintah. Sementara untuk premium tetap tidak akan disubsidi oleh pemerintah.

Ego menyebut saat ini jumlah konsumsi premium oleh masyarakat hanya sedikit. "Premium kan kecil lah, enggak ada subsidi kalau premium," pungkas Ego.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×